Kita tahu, saat ini, internet telah
merajalela ke segala penjuru dunia. Termasuk Indonesia. Bahkan, sudah banyak
daerah pelosok yang jauh dari kota-kota besar seperti Jakarta, dpat mengakses
internet dengan mudah.
Yang kita tahu, internet adalah
suatu jaringan yngan jarak yang tak yang dapat diakses oleh siapapun dengan
jarak yang tak terbatas. Sehingga, dapat memudahkan manusia untuk melakukan
pekerjaannya dengan lebih mudah, mencari informasi bahkan dapat melakukan
transaksi melalui internet. Dan masih
banyak lagi manfaat lainnya. Tapi, Internet untuk pelajar? Kalau saja
para pelajar dapat menggunakan internet dengan baik, sebenarnya internet
mempunyai banyak sekali manfaat untuk menunjang pengetahuan mereka dalam
pelajar. Akan tetapi, penggunaan situs internet kerap diselewengkan dari
faedahnya. Tidak hanya para pelajar
Sekolah Menengah, bahkan pelajar-pelajar SD pun sudah mahir menggunakan internet. Baik itu
melalui komputer, HP ataupun gadget lainnya yang di fasilitasi orang tua mereka
untuk menunjang belajar mereka.
Akan tetapi, saat ini, internet
hanya membawakan dampak negatif bagi para pelajar. Jika dilihat dari berbagai
aspek, internet memberikan efek yang tidak baik pada para pelajar. Dilihat dari
aspek kesehatan, berada di depan komputer yang terlalu lama akan berakibat
tidak sehat pada mata. Dan dilihat dari aspek lain, internet akan membuat anak
malas belajar. Karena ia akan bergantung pada internet untuk mengerjakan
tugas-tugas sekolahnya. Selain itu, banyak waktu yang terbuang digunakannya
untuk online. Sehingga, waktu yang seharusnya untuk belajar justru terbuang
karena internet. Apalagi, sekarang ini internet banyak menyajikan situs-situs
game online dan situs lainnya yang mengandung unsaur porno. Dan itulah dampak
negatif yang berbahaya bagi para pelajar.
Kita tahu, akhir-akhir ini banyak
sekali masalah yang terjadi pada pelajar gara-gara internet. Seperti
diantaranya, banayak pelajar Indonesia yang melakukan pemerkosaan atau
melakukan hubungan diluar nikah. Dan semua itu karena internet. Mereka
menyaksikan video tak senonoh yang ditampilakan di internet. Baik korban maupun
pelakunya tidak hanya dari golongan pelajar saja. Bahkan, pelajar SMP pun tidak
sedikit yang meniru video tak senonoh yang mereka tonton di inernet itu.
Sungguh tindakan yang tidak sama sekali mencerminkan perilaku layaknya seorang pelajar. Dan tidak
hanya itu, banyak siswa SD yang tidak hadir di sekolah dengan alasan sakit.
Padahal, dari rumah, mereka telah mengenakan seragam sekolah. Tapi, mereka
bukanlah berangkat menuju sekolah. Setelah jauh dari rumah, di jalan mereka
melepas seragam mereka. Mereka justru masuk ke warnet untuk memainkan game
online, facebook dan lainnya.
Ternyata, penggunaan internet bagi
pelajar, membawa banyak pengaruh terhadap edukasi mereka. Tapi, internet memang
menyajikan informasi-informasi apapun yang kita cari. Termasuk
pengetahuan-pengetahuan yang sangat bermanfaat bagi para pelajar. Tidak heran
jika saat ini banyak sekolah yang memfasilitasi komputer dengan wifi agar lebih
mudah mengakses internet untuk menunjang belajar mereka agar lebih efektif. Dan
sebaiknya, dari pihak sekolah, sudah memikirkan dampak-dampak negatif yang akan
berakibat pada siswanya. Salah satunya dengan memblokir semua jejaring
sosiaitusl dan hanya terhubung dengan situs-situs internet yang hanya
menyajikan edukasi bagi para pelajar. Agar pada saat penggunaan internet ketika
belajar, para siswa benar-benar menggunakannya sesuai dengan kebutuhan.
Akan tetapi, kontrol dari sekolah
saja tidak cukup. Pengawasan dari orang tua juga perlu dilakukan. Dengan
demikian, anak akan lebih terkontrol dalam kegiatannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar