Terpekik dua kalimat suci
Saat kantukmu menyapa
Dan tidur panjangmu pun nyata
Air mata terakhir tetes demi tetes
Mengiringi menuju Syurga
Terbias jelas di wajah pucatmu
Kau membawa sebuah tanya
Yang tak pernah terjawab
Engkau melihat dan tahu
Meski kini matamu terpejam untuk selamanya
Dia.. Bidadariku.. Dia juga dihati
Ayah...
Kuharap engkau tersenyum
Kini kedamaian hatimu ada bersamaku
Akan kujaga Ibu dan menyayanginya
Seperti pintamu di permohonan terakhir...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar